Berhenti Mempermainkan Perasaanku - MEIRA SALSYAH

Berikut Puisi yang berjudul "Berhenti Mempermainkan Perasaanku": Tak terarah goresan tinta ini menulis cerita kita, Kecawa itu...

Seteguk Kopi yang Kau Berikan ~ Puisi Anggi Putri

Berikut Puisi yang berjudul "Seteguk Kopi yang Kau Berikan" : Riuh terdengar derasnya hujan malam Mengingatkan sebuah memori y...

Kabut! ~ Puisi Andi Nur Afifah

Berikut Puisi yang berjudul "Kabut!" : Kupeluk kabut itu Ngilu membisu Hampa merindu Kabut, kuselimutimu 'Tuk mendingin...

Lukisan Luka Di Atas Kanvas ~ Puisi Meira Salsyah

Berikut Puisi yang berjudul "Lukisan Luka Di Atas Kanvas" : Hebatnya dirimu melukis di atas kanvas hatiku, Hebatnya dirimu men...

Ramai Tapi Sunyi ~ Puisi Meira Salsyah

Berikut Puisi yang berjudul "Ramai Tapi Sunyi" : Jerit hati ini, Resah jiwa ini saat gema takbir berkumandang, Raga ini tak m...

Saatku - Puisi Nur Fadilatul I.

Berikut Puisi yang berjudul "Saatku" : Terdiam aku dalam ramai Berkecipung akal dalam lautan batas Memandang lepas di luar ke...

Bulan Sayang - Puisi Nur Fadilatul I.

Berikut Puisi yang berjudul "Bulan Sayang" : Terbang, berputar, melayang-layang Angan, asa, akal... Terjang hijab-hijab logis...

Saat Tersadar - Puisi Nur Fadilatul I.

Berikut Puisi yang berjudul "Saat Tersadar" : Kubertanya pada angan Masih adakah benih-benih ampunan Teruntuk jiwa yang terse...

Si Jalang [Benalu Penggoda] - Puisi Diyah Ayu Saraswati

Berikut Puisi yang berjudul "Si Jalang [Benalu Penggoda]" : Siapa kau menciumi tangan bapakku? Wanita jalangkah? Sebutan yang...

Srikandi Bermata Drupadi - Puisi Della Rosalita

Berikut Puisi yang berjudul "Srikandi Bermata Drupadi" : Sedari kau terkulai direngkuh jelaga, aku terjaga dalam duka Tak kuke...

Sebuah Perjalanan - Puisi Kang Soegie

Berikut Puisi yang berjudul "Sebuah Perjalanan" : Kuseret kakiku menuju belantara, Tertatih langkahku, telapak kaki pedih kura...

Coba Saja Radioku Tidak Rusak

Berikut Puisi yang berjudul "Coba Saja Radioku Tidak Rusak" : kautahu, aku seperti melihat televisi saat mulutmu bicara... 2...

Nonsense

Berikut Puisi yang berjudul "Nonsense" : langit kelabu jiwa hitam bulan dan gemintang terhalimuni awan udara basah runcing...

Balik

Berikut Puisi yang berjudul "Balik" : Malam tidak pernah gelap Hanya mentari saja yang sedang istirahat menemani Puas kau jad...

Senja Pelabuhan Ratu

Berikut Puisi yang berjudul "Senja Pelabuhan Ratu": Aku ada di sini Di tepi Pelabuhan Ratu Menulis sajak memeluk pantai Camar...

Tangkai Yang Tumbang

Berikut Puisi yang berjudul Tangkai Yang Tumbang dan masuk ke dalam kategori Puisi Sedih atau Kecewa: mengapa kau biarkan batang yang tumb...

Rindu Dalam Ruang Tunggu

Bila rindu ini menunggu matahari di paginya, maukah kamu menunggu bulan pada malamnya? Aku bertanya dalam ruang dan sudut kaku, ini rind...

September Kelabu

di senja hari di bulan september aku terperanjat dari lamunanku terdengar gemuruh, ayunan bumi pertiwi yang begitu dasyat mengguncang jiw...

Balada Hatiku

kelam, meneguk setetes jahanam melamun di atas tenggeran jurang darah hitamku kau teguk tak rasa jiwa hausku kan menginjakmu di atas mat...

Bulan Separoh

kutanyakan pada bulan separoh tentang rupa yang tak mampu kutepis hendak kumenatapnya pada segelintir rasa yang terobek rautnya... kutan...

Puisi Terbaru